Siapa sih yang tidak merasakan euforia kemenangan Persib di Liga Super Indonesia 2014, beberapa waktu yang lalu? Semua warga Bandung, bahkan pendukung Persib se-dunia, merasa sangat bahagia. Tak luput, termasuk saya. Penantian 18 tahun yang tidak sia-sia!

Sejujurnya, kecintaan saya kepada Persib semakin menjadi, semenjak Kang Emil sering mengajak menyaksikan pertandingan Persib di Jalak Harupat atau nonton bareng warga masyarakat di Balaikota, atau tempat lainnya. Kesetiaan Kang Emil untuk mengikuti jadwal pertandingan dan memberi dukungan, bahkan sampai ikut berangkat ke Palembang ketika Persib menjalani laga semifinal dan -akhirnya- final.


Banyak hal berkesan yang saya rasakan ketika ikut mengikuti perjalanan Persib menjadi juara. Mulai dari ikut masuk ke ruang ganti pemain, berdo'a bersama sebelum pertandingan, berjingrak -jingkrak bersama mendukung mereka berlaga, dan akhirnya bersujud syukur bersama para pemain dan official setelah pertandingan selesai.


Yang paling lucu adalah ketika Kang Emil ikut aksi spontan solidaritas para bobotoh bertelanjang dada, karena kecewa tidak diperbolehkan menggunakan atribut Persib demi agar tidak terjadi kerusuhan. Kaget, tapi sekaligus bangga deh, melihat Kang Emil turun berbaur untuk menenangkan bobotoh dan menjadi bagian dari mereka.


Pengalaman berkesan lainnya adalah ketika kami pulang kembali ke Bandung dengan menggunakan pesawat hercules TNI-AU, bersama para pemain Persib dan keluarganya. Rasanya deg-degan sekaligus happy.


Duh, bangganya pada Persib-ku! Semoga kemenangan ini mengawali kemenangan-kemenangan Persib selanjutnya. Kita terus do'akan dan dukung Persib, yuk!

Comments
0 Comments

0 comments:

 
Cerita Atalia © 2013-2017. All Rights Reserved.
Top