#siCinta Atalia
#siCinta Atalia
  • Home
  • Kegiatan
  • Opini
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Senang sekali, saya berkesempatan mengikuti kegiatan yang penuh makna ini. Momentum Hari Sumpah Pemuda diperingati oleh Forum Rembug Kota dengan sebuah diskusi yang berbobot, bertempat di M Bloc Space Jakarta Selatan, Senin (28/10/2024) kemarin.

Kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas anak muda di Jakarta dan menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya Pak Suswono, Ibu Angela Tanoesoedibjo, saya, dan lain-lainnya. Bagi saya, dialog yang terbangun pada kesempatan ini kembali menunjukkan bahwa semangat dan harapan kaum muda terus terjaga.


Jika Pak Suswono berbicara tentang program Ketupat (Kredit Tanpa Bunga Akses Cepat) untuk membantu para wirausahawan muda, dan Bu Angela mengungkapkan betapa pentingnya keterlibatan kaum muda, khususnya perempuan, dalam dunia politik, maka saya menyampaikan tiga kunci sukses untuk kaum muda dalam menjalani kehidupannya.

Kunci pertama, kemampuan berkomunikasi. Kemampuan ini dapat menjadi penentu banyak sedikitnya peluang yang diperoleh mereka, dan mengasah kaum muda di dalam lingkungan pergaulan yang produktif.

Kunci kedua, berpikir kritis. Kemampuan ini harus dimiliki kaum muda, sebab begitu banyak informasi yang beredar setiap waktu, sehingga kaum muda harus mampu memilah serta menyaring akurasinya. Untuk dapat melakukan hal tersebut, mampu berpikir kritis bagi kaum muda adalah sebuah keniscayaan.


Kunci ketiga, kemampuan menyelesaikan masalah. Hadirnya berbagai masalah di dalam kehidupan kaum muda adalah sesuatu yang tak mungkin dihindarkan. Masalah yang tak diselesaikan dapat mengganggu perjalanan dan menghambat kemajuan. Namun, menyelesaikan beragam masalah tak selalu dapat dilakukan dengan serentak. Karenanya, pemuda harus memiliki kemampuan menyusun skala prioritas, dan menyelesaikan masalah mana yang harus didahulukan agar tidak semakin menumpuk dan mengganggu. Selanjutnya, masalah-masalah lainnya dapat diurai satu persatu.

Sungguh membesarkan hati, melihat para pemuda yang mengikuti dialog ini memiliki semangat tinggi untuk maju bersama. Sudah sesuai, sudah pas, dengan tema yang tercantum di sana, “Sumpah, Pemuda Bisa Yuk!”


Atalia Praratya

Puncak acara Bulan Berbagi On The Street (BUBOS) ke-7 Tahun 2023 akan digelar pada 15 April 2023, di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung.

Berbeda dengan BUBOS sebelumnya, BUBOS ketujuh kali ini mengusung tema "Bertasbih" atau berbagi cinta, berkah, dan kasih di mana konsep berbagi sesama akan lebih ditonjolkan.

Ditemui usai Japri (Jabar Punya Informasi) di Gedung Sate, Ketua Umum BUBOS 7 Atalia Praratya Ridwan Kamil menuturkan, sesuai arahan Presiden RI bahwa kepala daerah dan ASN tidak diperbolehkan menggelar kegiatan buka puasa bersama.

Untuk itu pada Bubos 7 tidak ada buka puasa bersama tetapi menggerakkan masyarakat saling berbagai satu sama lain.

"Yang menarik dari konsep ini adalah berbaginya yang kita munculkan. Warga silakan datang gratis, tapi bawalah sesuatu untuk orang di sekelilingnya. Ini sesuai dengan tema "Bertasbih", berbagi cinta, berkah dan kasih," ujar Atalia, Selasa (11/4/2023).

Bubos 7 juga serentak digelar di 27 kabupaten/kota di Jabar, bahkan melibatkan diaspora di negara Australia dan Jepang yang juga akan melakukan kegiatan berbagi.

"Nanti Gubernur Jabar akan menyapa perwakilan dari dua negara tersebut. Mereka di sana sama dengan kita melakukan kegiatan berbagi buat sesama," kata Atalia.

Selain itu, di Gedung Sate juga akan digelar bazar Ramadan, pasar murah, Ngabuburit Forkopimda, dan konser Ramadan bersama Armand Maulana serta pengumuman pemenang Kontes Juara Anak Soleh (KOAS).

Sumber: jabarprov.go.id

Bunda Asuh Disabilitas Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil mengatakan, keterbatasan dari setiap orang bukanlah menjadi penghalang untuk mengekspresikan kemampuan.

Hal itu dikatakan Atalia saat menghadiri silaturahim Gema Ramadhan 1444 H bersama Teman-Teman Disabilitas Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Kamis (6/4/2023).

"Ini semua menunjukkan setiap kita diberikan ruang, bisa maksimal dan mampu dengan segala keterbatasannya," ucapnya.

Atalia terharu ketika melihat dan mendengarkan anak-anak difabel yang membacakan puisi.

"Tadi bunda diminta untuk membacakan puisi, tapi saya bilang hanya ingin menikmati dan ketika dibacakan oleh kalian merinding," ungkap Atalia.

Menurutnya, manusia diciptakan tidak ada yang sempurna karena memiliki kondisi yang berbeda-beda dan unik.

"Setiap orang tidak ada yang sempurna. Kita menyadari bahwa kita tidak ada makhluk yang sempurna hanya jenisnya saja yang berbeda setiap orang punya jenisnya masing masing," tuturnya

Atalia menyebut dari setiap pribadi yang unik, banyak atlet-atlet difabel di Jawa Barat yang menorehkan prestasi dalam beberapa cabang olahraga di kancah nasional maupun internasional.

"Kita banyak sekali atlet difabel yang berprestasi sampai membawa nama Jabar ke kancah nasional maupun internasional," tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar menyebut anak-anak difabel di Jawa Barat selalu diberikan ruang untuk berekspresi.

Hal yang terbaru adalah dengan menghadirkan lomba Musabaqah Makalah Al-Quran (MMQ) braille dalam rangkaian kegiatan Bubos 7 2023 tingkat Jawa Barat.

"Sehingga kebutuhan rohani anak-anak difabel bisa dikembangkan. Dengan harapan kesejahteraan komunitas difabel Jawa Barat makin diberikan perhatian," tutup Dodo.

Sumber: jabarprov.go.id

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Atalia Praratya Ridwan Kamil menyapa peserta Kontes Juara Anak Soleh di Islamic Center Kabupaten Ciamis, Senin (27/3/2023).

Kontes Juara Anak Soleh (KOAS) merupakan rangkaian kegiatan dari Bulan Suci Berbagi On The Street (BUBOS) 7 Tahun 2023 pada bulan Ramadan tahun ini. Pemda Provinsi Jabar akan menggelar acara puncak BUBOS 2023 pada 13 April, di Gedung Sate, Kota Bandung.

Sebelum memasuki acara puncak, ada beberapa rangkaian kegiatan KOAS di tiga daerah, yaitu Kabupaten Ciamis pada 27 Maret, Kota Depok, tanggal 29 Maret, dan Kabupaten Bandung Barat pada 31 Maret.

Atalia berkesempatan mendatangi lokasi pertama KOAS di Kabupaten Ciamis, dan mengapresiasi kesiapan Pemda Kabupaten Ciamis yang berkenan menjadi tuan rumah dari 9 wilayah lainnya di Jabar.

"Hari ini saya ucapkan terima kasih karena Ciamis berkenan menjadi tuan rumah dari 9 wilayah, yaitu Kabupaten Kuningan, Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis," ungkap Atalia.

Menurutnya, dari kegiatan KOAS banyak melahirkan anak-anak yang fasih dan hebat dalam berbagai ilmu keagamaan.

"Banyak anak-anak kita yang hebat memiliki karakteristik juara yang patut dijadikan contoh bagi lainnya. Anak-anak juara dan hebat ini perlu kita bimbing," imbuh Atalia.

Para Finalis dari setiap lomba KOAS, Lomba Da'i Cilik, Lomba Azan, Lomba Tahfiz Juz 30, dan Lomba MMQ akan kembali berjuang di babak Grand Final yang diselenggarakan di Gedung Sate pada acara puncak Bubos 2023.

"Para finalis akan berlomba lagi di Gedung Sate," ujarnya.

Atalia menyebut, KOAS dapat berjalan baik dan lancar berkat kolaborasi dari berbagai stakeholders .

"Tentu hari ini juga berkat dukungan semua pihak dengan kerja sama dan kolaborasi sehingga bisa melakukan kegiatan yang luar biasa," pungkasnya.

Sumber: jabar.go.id

Potensi sumber daya manusia Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Barat, tak usah disangsikan lagi. Salah satu contohnya, kemampuan para pegiat ekonomi kreatif pada dunia fashion yang selalu bergerak dinamis dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Tak terkecuali, pada fashion muslim yang memiliki pangsa pasar demikian besar, baik di tanah air maupun dunia.

Sebagai Ketua Dekranasda Jabar, saya sangat bersyukur dapat menyaksikan langsung penyelenggaraan Indonesia Hijab Walk 2023 yang bertujuan mendorong pelaku ekonomi kreatif dalam bidang fashion muslim. Ikhtiar ini semoga dapat membantu para pegiat fashion muslim agar dapat terus berkembang dan semakin dikenal hingga level dunia.


Kegiatan Indonesia Hijab Walk 2023 dilaksanakan di Trans Luxury Hotel pada tanggal 10-12 Maret 2023, dengan menampilkan berbagai produk fashion muslim dari berbagai daerah, termasuk di antaranya karya para difabel dan produk OPOP (One Pesantren One Product).

Yuk, kita terus berikan apresiasi kepada para desainer fashion dan pelaku ekraf lainnya, terutama di bidang fashion, yang terus menunjukkan perkembangan menggembirakan yang tentunya ditunjang oleh kerja kreatif mereka yang tak kenal lelah. Dari tangan merekalah lahir karya-karya baru yang terus menyemarakkan dunia fashion muslim tanah air.

Kenyataan bahwa sekitar 90% pelaku ekraf yang berpartisipasi dalam event ini ternyata berasal dari kaum perempuan, juga merupakan fenomena menarik yang patut kita sambut gembira. Artinya, perempuan memang jangan pernah dilihat sebelah mata!


Tak salah pula jika event ini dirangkaikan dengan International Women’s Day. Kita semua sepatutnya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para permpuan inspiratif, para perempuan juara, dari seluruh Indonesia. Mereka bergerak dengan penuh kesungguhan dan kerja keras pada berbagai bidang, di antaranya pendidikan, ekonomi, sosial budaya, kesehatan, dan pemerintahan.

Semoga semakin banyak lagi perempuan yang tergerak hatinya, terinspirasi, oleh sosok-sosok perempuan hebat yang telah berkontribusi luar biasa demi dirinya, keluarga, dan bangsanya. Sukses terus untuk perempuan Indonesia.

Apresiasi yang sebesar-besarnya patut kita sampaikan atas penyelenggaraan event kuliner Bandung International Food & Hotel Expo (BIFHEX) 2023 yang digelar selama 4 hari, pada tanggal 2-5 Februari 2023, di Grand Sudirman Ballroom, Kota Bandung.

BIFHEX memiliki arti penting bagi dunia kuliner Jawa Barat, sebab menjadi event istimewa ini memberi ruang bagi pelaku UMKM Jabar dalam memperkenalkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Pelaksanaan event ini juga patut kita syukuri sebagai bukti upaya terus menerus yang dilakukan oleh Pemprov Jabar dalam mendorong perkembangan dunia kuliner lokal di 27 kota/kabupeten yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Selama pelaksanaan pameran ini, berbagai hal seputar dunia kuliner ditampilkan, dan ratusan peralatan dengan teknologi terbaru diperkenalkan. Tak lupa, dihadirkan pula ajang berbagi pengetahuan bersama pakar kuliner terbaik.


Saya takjub saat meninjau langsung ke lokasi pelaksanaan event ini. Banyak produk kuliner yang jarang kita temukan di pasaran, tetapi hadir di BIFHEX 2023 ini. Artinya, produk yang dipamerkan di sini memang sangat kreatif dan inovatif.

Di sini, saya menemukan galendo coklat, berbagai varian produk yang berasal dari nanas, dan lain sebagainya. Inovasi atau perubahan atas produk kuliner ternyata terus berlangsung, dan semoga upaya tersebut mampu menjawab kebutuhan serta selera masyarakat yang juga bergerak dinamis.

Saya juga sangat bangga atas prestasi para siswa yang telah menunjukkan kemampuan mengesankan dalam Lomba Memasak Tingkat SLTA pada kegiatan BIFHEX-Food Ethnic.


Selamat ya, untuk para pemenang berikut ini:
1. Juara favorit SMK Plus Al-Khazanah Kabupapaten Tasikmalaya.
2. Juara ketiga SMKN 1 Rajadesa Kabupaten Ciamis.
3. Juara kedua SMKN 1 Puncak Kabupaten Bogor.
4. Juara Pertama SMKN 2 Beleendah Kabupaten Bandung.


Banyaknya masyarakat yang datang ke pameran BIFHEX 2023 ini, baik sebagai produsen maupun konsumen, sangat menggembirakan dan harus kita syukuri.

Partisipasi tersebut menunjukkan sambutan positif dan antusias terhadap event yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat yang bekerja sama dengan berbagai stakeholders ini. Kolaborasi yang baik ini patut diapresiasi dan terus dikembangkan di masa depan.


Berbahagia dan bersyukur sekali, pada hari Kamis (20 Oktober 2022) kemarin, saya selaku Ketua Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat dapat menghadiri secara langsung peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), bertempat di Bekasi Islamic Center, Kota Bekasi.

Tema yang diangkat pada kegiatan peringatan maulid nabi ini, yakni “Ibu (Perempuan) Harus Ada di Garda Paling Depan” sangat sesuai dengan kondisi kekinian, di mana peran kaum ibu sangat vital dan semakin dibutuhkan.

Pesan saya bagi para ibu, para bunda, yang menghadiri kegiatan ini, adalah: sekarang ini kita memang harus ada di depan, yakni menjadi teladan. Para ibu, terlebih lagi bagi mereka yang merupakan guru mengaji, memiliki tugas mulia untuk mendekatkan masyarakat kepada Allah Yang Mahakuasa, dengan berbagai cara yang dapat dilakukan.

Namun, untuk melaksanakan semua itu harus dimulai dengan menjadikan diri kita terlebih dahulu sebagai teladan terbaik bagi keluarga dan masyarakat. Jika itu sudah tercapai, maka mereka akan mengikuti kita.

Perjuangan untuk menjadi teladan, tentu tak akan pernah bisa lepas dari keteguhan hati kita dan keistiqamahan dalam mengikuti jejak sosok junjungan kita Nabi Muhammad Saw.


Pada momen peringatan maulid ini saya pun mengajak kepada siapapun kaum muslimin Indonesia untuk bersama-sama menjaga harmoni, memberi warna dunia, dan selalu meneladani Rasulullah Saw.

Momen istimewa dan luar biasa bersama para ibu BKMT di Bekasi, merupakan pengingat dan penguat bagi saya pribadi dan kita semua. Pada akhirnya, kita sama-sama sadari bahwa yang menjadi tugas penting adalah meraih cinta Allah SWT.

Mari mengejar cinta Allah SWT dengan selalu meneladani Rasulullah Saw. dan menyibukkan diri dengan melaksanakan tugas dengan cara-cara yang baik, dan banyak mengerjakan hal-hal yang baik.

Semoga Allah SWT selalu membimbing dan menunjukkan jalan, serta melimpahkan rida-Nya atas semua langkah dan upaya yang kita lakukan. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.


#siCinta Atalia Praratya
Ketua Tim Penggerak PKK Jabar

Pendiri Jabar Bergerak Atalia Praratya Ridwan Kamil mengunjungi Kota Depok, Selasa (26/7/2022). Dalam kunjungan itu, ia menghadiri peletakan batu pertama SAJABER (Sarana Jamban Bersama) yang merupakan hasil kolaborasi Jabar Bergerak Kota Depok dan Rumah Sakit Hermina.

"Jadi, bayangkan seandainya kalau masih banyak lagi mereka yang tergerak hatinya untuk membangun sesuatu sebagai upaya preventif. Jadi kami hadir ini sebagai kolaborator supaya betul-betul tepat sasaran. Kami menjual minyak goreng murah dan groundbreaking membangun MCK yang bekerja sama dengan RS Hermina," ucap Atalia.

Menurut Atalia, Jabar Bergerak merupakan organisasi kerelawanan yang memiliki peranan sebagai jembatan dari pihak yang mampu untuk diberikan kepada yang membutuhkan.

"Jabar Bergerak hadir sebagai organisasi kerelawanan. Jadi kami berkolaboraksi (Kolaborasi dan Aksi) juga bermitra dengan banyak pihak. Tugas kami adalah menghubungkan antara mereka yang mau membantu dan mereka yang mebutuhkan bantuan," ucap Atalia.

"Jadi, Alhamdulillah, ada istri Pak Sekda Kota Depok (Ketua Jabar Bergerak Depok) di sini. Mereka akan mengatur supaya dapat menindaklanjuti masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya.

Setelah melakukan peletakan batu pertama SAJABER, Atalia menengok pasien anak-anak yang terkena penyakit jantung di RS Hermina. Di sana, ia memotivasi anak-anak tersebut.

"Saya menengok beberapa yang sakit khususnya anak-anak yang baru saja dibedah jantung," ucapnya.

Selanjutnya, Atalia menghadiri acara Jabar Bergerak Depok bersama anggota Kwarcab Pramuka Depok. Ia pun mengajak agar kegiatan yang telah berjalan bisa terus dilakukan dan tepat pada orang yang membutuhkan.

"Hari ini saya mengapresiasi kegiatan Jabar Bergerak Depok jadi motornya, dan banyak kegiatan dilakukan yang dibutuhkan masyarakat. Contohnya, Migora (Minyak Goreng Rakyat), jadi ada keringanan dari harga minyak goreng, oleh karena itu dilakukan dan menjadi program rutin," ucapnya.

Mengakhiri kunjungan di Kota Depok, Atalia meresmikan Sekretariat Jabar Bergerak Kota Depok yang berada di Jalan Perumahan Griya Jati Asri, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Hal itu bersamaan juga dengan pembagian sembako kepada warga sekitar.

Sumber: Humas Jabar

Alhamdulillah, PosGab Operasi Ketupat Lodaya 2022 untuk pengamanan jalur mudik dan arus balik Idul Fitri 1443 H sudah ditutup kemarin. Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, giat operasi ini telah berjalan dengan baik dan mendukung kegiatan mudik warga ke kampung halamannya masing-masing dengan nyaman, aman, dan relatif lancar.

Tentu saja, masih terdapat permasalahan yang timbul dalam arus mudik dan balik dengan skala yang sangat besar ini. Terlebih, setelah dua tahun lamanya, baru pada tahun 2022 inilah kegiatan mudik secara resmi diizinkan oleh pemerintah. Namun demikian, semua permasalahan tersebut dapat dicarikan solusinya, sekaligus menjadi masukan berharga untuk menjadi kajian agar terdapat solusi perbaikan ke depannya.


Pada awal operasi dilaksanakan, menurut catatan, Polda Jabar menyiapkan 337 pos, yang terdiri atas 239 pos pengamanan, 74 pos post pelayanan, 2 pos terpadu, 22 pos pengamanan utama yang sekaligus menjadi pos kendali dari polres, serta 1.136 pos pengaturan lalu lintas. Operasi ini melibatkan tak kurang dari 27.327 personel di lapangan.

Banyak sekali cerita seru dan mengharukan dalam pelaksanaan kegiatan Operasi Ketupat Lodaya tahun 2022 ini. Teman-teman yang berjuang bahu membahu di lapangan adalah mereka yang tahu persis bagaimana situasi dan kondisinya. Tak kenal lelah, semua berupaya yang terbaik untuk memastikan kelancaran para pemudik baik saat pulang maupun kembali ke tujuan masing-masing.


Terima kasih banyak kami haturkan kepada seluruh pihak yang sudah berkontribusi, di antaranya pihak Kepolisian (dari jajaran Polda, Polres, dan Polsek), PMI, BPBD, TNI, Dinkes, Dishub, Pramuka (Satgas Pramuka Peduli, Pusinfo, Saka Bhayangkara, Saka Bakti Husada, Saka Wirakartika), Jabar Bergerak, Satpol PP, dan tentunya para relawan dari masyarakat, serta elemen lain yang bertugas.

Atalia Praratya
#MamahJabar
#siCinta Atalia


Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil memotivasi 57 Calon Duta Bela Negara Jabar di Taman Buru, Gunung Masigit Kareumbi, Kabupaten Bandung, Kamis (23/12/2021). Motivasi itu ia berikan di dalam Tenda Peleton.

Sebelum dikukuhkan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada Kamis (23/12/2021), Atalia menyampaikan beberapa pesan penting kepada Calon Duta Bela Negara, termasuk bagaimana menyebarkan informasi melalui komunikasi yang terarah.

"Jadi hari ini saya hadir di tengah para pemuda Jawa Barat perwakilan dari 27 kabupaten/kota menyelenggarakan terkait bagaimana mereka mempersiapkan diri menjadi Duta Bela Negara NKRI," kata Atalia.

Menurut Atalia, kemampuan memahami kondisi negara menjadi nilai penting yang harus dimiliki oleh seorang Duta Bela Negara.

"Untuk menjadi Duta Bela Negara tentu mereka harus memiliki kemampuan dan pengetahuan bagaimana negeri ini, latar belakangnya, dan budayanya, termasuk juga bagaimana mereka mampu untuk menjaga NKRI dengan komunikasi," ucapnya.

Atalia menuturkan, komunikasi menjadi salah satu faktor penting yang harus dimiliki Duta Bela Negara sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat. Maka, kemampuan Duta Bela Negara dalam berkomunikasi harus terus diasah dan ditingkatkan.

"Maka hari ini saya sampaikan tips-tipsnya. Mudah-mudahan dengan apa yang saya sampaikan benar-benar bisa mampu membangun komunikasi mereka menjadi komunikasi yang utuh, yang bisa mencerahkan dan mencerdaskan pemuda pemudi lainnya di Jabar, karena mereka adalah inspirasi bagi teman lainnya," katanya.

Selain itu, Atalia juga mengatakan bahwa tugas terberat Duta Bela Negara saat ini adalah menjaga kesatuan dan persatuan di dunia digital. Salah satunya, menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks. Sebab, hoaks adalah sumber perpecahan.

"Karena menjadi Duta itu tentu harus menyampaikan sosialisasi, edukasi informasi kepada masyarakat," ucapnya.

Sumber: jabarprov.go.id

Atalia Praratya Ridwan Kamil melihat persiapan para atlet kontingen Jawa Barat yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (21/09/2021).

Atalia melihat proses latihan dan sempat bercengkerama dengan beberapa atlet dari berbagai cabang olahraga, seperti anggar, karate, pencak silat, dan voli putri.

Menurut Atalia, kunjungannya ke GOR Pajajaran adalah sebagai pendamping kontingen tidak lain untuk memberikan semangat kepada para atlet secara langsung yang akan mewakili Jawa Barat di ajang olahraga paling bergengsi tingkat nasional. Sekaligus juga melihat langsung persiapan kontingan baik teknis maupun nonteknis.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat ingin seluruh atlet yang berasal dari kabupaten/kota ini fokus memberikan yang terbaik sesuai dengan target yang sudah ditentukan sebelumnya. Pada PON Papua misi Jabar adalah mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada PON 2016 di Bandung.

"Saya apresiasi kerja keras luar biasa. Saya hari ini melihat latihan atlet Jawa Barat untuk memastikan kesiapan kalian dari mulai sebelum berangkat, saat di sana sampai kembali. Mudah-mudahan bisa membawa emas," ucap Atalia kepada para atlet.

Atalia menitipkan pesan agar para atlet bisa menyiapkan dan menjaga kondisi dari mulai fisik hingga mental. Apalagi, cuaca yang ada di venue PON Papua sangat berbeda dengan di Bandung.

Atalia juga meminta kepada para atlet untuk disiplin. Dan juga jangan lupa untuk selalu mengikuti instruksi dari para pelatih masing-masing demi bisa membawa pulang medali emas.

"Kondisi lahir batin harus disiapkan, cuaca agak berbeda. Saya titipkan semangat, pastikan bahwa mengikuti instruksi pelatih," kata Atalia.

Sumber: jabarprov.go.id

Alhamdulillah, kami berkesempatan kembali berkunjung ke Indramayu pada hari Rabu (1/9/2021) yang lalu. Kunjungan ini terasa istimewa karena beberapa agenda yang kami laksanakan, baik berupa pelantikan maupun peninjauan vaksinasi Covid-19 yang sedang kita gencarkan.

Agenda pertama kami, yakni selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Barat, melantik Ibu Dr. Runisah M.Pd., sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Indramayu untuk masa bakti tahun 2021-2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Bupati Indramayu.

Pada kesempatan yang sama, dengan didampingi oleh Bupati Indramayu, Ibu Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., kami juga melantik Ketua Dekranasda, Ketua Forikan, serta mengukuhkan Bunda Literasi, Bunda Genre, dan Bunda FAD Kabupaten Indramayu Tahun 2021.


Kami ucapkan selamat bekerja untuk Ketua TP-PKK Kabupaten Indramayu yang baru dilantik, dan semoga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kami berharap PKK dapat terus membangun kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, lintas sektoral dinas, serta bekerja sama dengan semua pihak.

Setelah agenda tersebut, kami bersama jajaran tim Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jawa Barat meninjau gebyar vaksinasi bagi pelajar di SMKN 1 dan SMAN 2 Indramayu. Kita patut merasa bersyukur dan berbesar hati, menyaksikan antusiasme para pelajar dalam mendapatkan vaksinasi ini. Nyatalah, bahwa pandemi sama sekali tak mengikis semangat mereka untuk segera belajar di sekolah lagi.


Kegiatan Gebyar Vaksinasi untuk para pelajar ini merupakan bagian dari persiapan dalam menghadapi digelarnya PTM (Pembelajaran Tatap Muka), yang rencananya akan dilakukan mulai pekan depan, karena PPKM Jabar saat ini berada di level 2 dan 3.

Kami mengajak, yuuk, mari masyarakat Jawa Barat tercinta, untuk segera di-vaksin di daerah masing-masing. Silakan menghubungi fasilitas kesehatan atau puksesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi. Vaksinasi adalah ikhtiar untuk mendukung semua elemen agar kembali seperti kondisi semula, untuk “Jabar Juara Lahir dan Batin”.

Wargi Jabar, pelaksanaan program vaksinasi merupakan ikhtiar yang sudah sepatutnya kita sukseskan bersama dalam menangani pandemi Covid-19 di Provinsi Jawa Barat tercinta. Kami mengajak semua stakeholders untuk menyukseskan progam ini, yang telah terbukti ampuh dalam mencegah kesakitan dan angka kematian.

Dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua Divisi Khusus Percepatan Vaksinasi Jawa Barat, alhamdulillah pada hari Jumat (6/8/2021) kemarin kami berkesempatan menghadiri giat vaksinasi massal yang dilaksanakan di GOR Volly si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Sebagai informasi, divisi khusus ini dibentuk untuk mempercepat vaksinasi oleh Gubernur Ridwan Kamil pada awal Agustus 2021.

Turut hadir dalam peninjauan ini Bapak Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Bapak Wakil Bupati Bandung Syahrul Gunawan. Selain di GOR ini, vaksinasi massal Kabupaten Bandung juga dilaksanakan di lokasi lainnya, yakni di kampus Telkom University.

Tantangan dalam melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap warga Jawa Barat tergolong cukup berat. Kita berharap bahwa pada bulan Desember 2021 program vaksinasi ini dapat diselesaikan sesuai yang ditargetkan untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Saat ini, jumlah penduduk Jabar yang telah divaksinasi baru mencapai kurang dari 10 juta orang, atau masih terdapat selisih 27 juta dari target sebesar 37 juta jiwa warga yang harus mendapatkan vaksinasi. Angka target tersebut merupakan 70-80 persen dari jumlah penduduk provinsi Jawa Barat sebanyak 50 juta jiwa.


Target waktu yang tersedia, target jumlah penduduk yang divaksin, ketersediaan vaksin, dan berbagai aspek lainnya, merupakan kombinasi yang membuat program vaksinasi ini tak akan dapat dilaksanakan dengan kerja masing-masing atau terpisah-pisah. Semua elemen harus bekerja keras melalui kolaborasi untuk memaksimalkan pencapaian. Pemerintah pun tidak mungkin menjalankan ini sendirian.

Percepatan vaksinasi dengan jejaring kolaborasi sudah dan akan terus dilaksanakan, dimulai dengan pelaksanaan di Kota Cimahi sebagai pembuka, dilanjutkan di Karawang, Garut, Bogor, Bekasi dan yang terakhir Kabupaten Bandung. Pada setiap titik pelaksanaan percepatan vaksinasi tersebut, disediakan 56 ribu dosis vaksin (dikalikan dua kali pemberian) yang akan diberikan kepada masyarakat.

Satu hal yang menarik dan sangat kami apresiasi pada saat peninjauan kemarin, yakni proses vaksinasi massal ini sudah menggunakan pelayanan digital yang paperless, dan meminimalisasi penggunaan kertas. Hal ini sangat baik dan bermakna, sebab kondisi kekinian memang menuntut inovasi dan kreativitas dalam langkah-langkah solusinya. Para peserta melalui semua rangkaian, mulai dari pendaftaran, skrining dan pada akhirnya menerima tanda sudah ‘lulus’ vaksinasi secara digital, melalui layanan WhatsApp masing-masing.

Semua langkah yang dapat diambil untuk mempercepat vaksinasi warga Jawa Barat patut kita dukung sepenuhnya. Sekali lagi, kolaborasi adalah kunci utama untuk menyukseskan ikhtiar ini.

Provinsi Jawa Barat terus berjuang menaikkan cakupan vaksinasi, dan menjadi fokus perhatian Pemerintah Pusat, bersama DKI Jakarta dan Banten. Jika pada pertengahan bulan Juni 2021 cakupan vaksinasi Jabar masih berada pada angka 12 persen, kini kondisinya sudah meningkat dengan adanya berbagai upaya percepatan.

Mengutip data dari Pikobar per 2 Agustus 2021, dosis pertama vaksinasi telah mencapai angka 16,52 persen target penduduk, sementara dosis kedua mencapai 7,72 persen, dan dosis ketiga untuk nakes telah mencakup 0,01 persen. Secara total, Provinsi Jabar telah menerima 11,4 juta dosis vaksin dari Pemerintah Pusat, dan sekitar 9,1 juta dosis telah diinjeksikan kepada 5,7 juta orang di 27 kabupaten/kota. Dengan demikian, tingkat pemakaian vaksin hingga saat ini sudah mencapai 80,37 persen.

Provinsi Jawa Barat sudah mulai melakukan vaksinasi dosis ketiga bagi para tenaga kesehatan. Para nakes merupakan pihak terdepan dalam perang melawan Covid-19, yang telah mendapat giliran pertama divaksin. Para nakes tersebut membutuhkan vaksinasi penguat atau booster untuk melindungi keselamatan mereka di dalam menjalankan pengabdiannya.

Saat ini, Provinsi Jawa Barat sendiri masih mengalami defisit 1,09 juta dosis vaksin untuk mempercepat vaksinasi lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum dan remaja. Sementara itu, vaksinasi untuk anak baru dilakukan di dua kawasan yakni Bodebek dan Bandung Raya.

Menyikapi defisit vaksin dan untuk percepatan program vaksinasi, Gubernur Jawa Barat telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar provinsi diberi kewenangan untuk mengatur jatah vaksin tiap kabupaten/kota, agar lebih efektif dan tepat kebutuhan. Penggunaan daftar alokasi perhitungan Pemerintah Pusat ternyata menunjukkan ditemukannya banyak kabupaten/kota yang berlebih, atau sebaliknya kekurangan vaksin.

Semoga semua upaya percepatan vaksinasi ini memberi capaian hasil yang lebih baik lagi ke depannya. Mari kita tetap jaga semangat, tetap optimis, dan dukung bersama percepatan vaksinasi Covid-19 dengan kerja keras, dan tentu tak lupa selalu berdoa, semoga Allah SWT memudahkan ikhtiar kita. Semoga negeri kita semakin membaik keadaannya. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

Siapa yang khawatir makan telur karena takut jadi jerawatan, bisulan, dan terkena kolesterol? Siapa yang juga khawatir makan ayam karena ngeliat ayamnya gendut, takutnya hasil disuntik hormon?

Sayaaahhh! Ahahaha.

Gustiii ... selama ini ternyata saya pun termasuk yang kemakan hoaks tentang telur, dan mempercayai info-info tersebut benar seperti yang dikatakan itu (biarpun kalau saya mah cuek aja sih, tetep makan juga, hehe).

Masalahnya, bisa kita bayangkan ‘kan, berapa banyak orang yang percaya dengan isu tersebut, lalu enggak mau makan ayam dan telur, dan bahkan anak keturunannya pun enggak diajak untuk suka makan ayam dan telur. Duh … secara turun-temurun generasi bangsa kita bisa jadi kekurangan protein hewani, padahal manfaatnya luar biasa banyak!

Beberapa kota di dunia, termasuk di wilayah Banten, sudah menguji-cobakan intervensi stunting dengan memberi makan telur setiap hari selama 6 bulan. Ternyata, hasil yang didapat menunjukkan tingkat kenaikan gizi yang pesat.

Maka dari itu, teman-teman … yuuk, ah, makan telur dan ayam!

Alhamdulillah, pada hari Sabtu (29/5/2021) saya berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan Tebar 5.000 Ayam dan 50.000 Telur Tingkat Jabar di wilayah Bandung Raya, sebagai bagian dari Edukasi dan Sosialisasi Cegah Stunting di Jawa Barat

Jadilah kami pun bersemangat ber-”broom broom” ria bersama Djarlins ke lokus stunting, salah satunya di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Perjalanan yang sungguh mengesankan, dimulai dari kondisi masih kering sampai berhujan-hujanan ria, sambil menikmati keindahan alam KBB.

Terima kasih Ibu Sonya Fatmala atas sambutan dan dukungan penuhnya. Hatur nuhun atas inisiatif dan kerja sama mantap yang ditunjukkan oleh Pinsar Indonesia, DKPP Jabar, dan PKK se-Bandung Raya.

Menerima penghargaan dari balik kaca? Ya, dan inilah pengalaman pertama buat saya, jadi memang terasa sangat istimewa. Meskipun saya pernah menerima penghargaan secara virtual, tapi kalau menerima dari balik kaca, ya baru sekarang ini.

Namun demikian, kita adalah manusia yang punya kemampuan beradaptasi terhadap setiap perkembangan. Ya kan? Manusia tea ... pasti selalu bisa menyesuaikan diri dengan keadaan baru yang kadang tak pernah dibayangkan sebelumnya.

Penghargaan yang saya terima ini merupakan apresiasi dari Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama Jawa Barat. Selain saya, terdapat Ibu Eny Retno Yaqut dan Ibu Menaker Ida Fauziah yang dinobatkan sebagai Tokoh Perempuan Sumber Inspirasi tahun 2021.

Saya mengucapkan Selamat Harlah ke-71 Fatayat NU. Semoga organisasi ini, pada usianya yang sudah dewasa, semakin berdaya dalam memberi kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Tahun ini Harlah Fatayat NU diperingati di Bandung (2/5/2021) dengan mengambil tema “Perempuan Sumber Inspirasi Adaptasi Tantangan Masa Kini untuk Ketahanan Perempuan Perempuan Melalui Kepedulian Sosial dengan Memaksimalkan Peran Fatayat NU Jawa Barat”. Kegiatannya dirangkaikan dengan peluncuran Dompet Sosial Fatayat (DSF) NU Jabar, dan penyerahan bantuan.

Saya sangat menyambut baik tema yang diambil tersebut. Saya juga sepakat bahwa kaum perempuan memang dapat menjadi inspirasi untuk beradaptasi ketika sedang menghadapi tantangan zaman, baik dulu maupun sekarang. Ketika kita masih terus menghadapi pandemi yang seolah tak juga berhenti, adaptasi kaum perempuan yang tak pernah menyerah dan selalu menyesuaikan diri, adalah energi positif yang dapat menguatkan bangsa ini.

Hatur nuhun saya sampaikan untuk Ketua PW Fatayat NU Jawa Barat, Ibu Hirni Kifa Hazefa, beserta seluruh keluarga besar Fatayat NU Jabar, atas apresiasi yang telah disampaikan. Terima kasih juga untuk Ibu Dokter Siska Gerfianti yang telah mewakili menerima, dan mengantarkan penghargaan tersebut.

Ini dia, teman-teman, gaya ‘Mr & Mrs Kamil’ saat berdandan dengan ‘Arabian Style’ untuk menghadiri perhelatan besar ‘Buka Bersama On The Screen’ alias BUBOS 5 yang dilaksanakan pada hari Sabtu (24/04/2021) kemarin, di Gedung Sate, Kota Bandung.

Gayanya memang kompakan, tapi keduanya untuk sementara sedang punya perbedaan. Bedanya, yang satu daring, sedangkan yang satunya lagi luring. Pak Gubernur berangkat ke lokasi kegiatan, sementara saya harus tertahan di ruangan isoman.

Sedih sih …, tapi alhamdulillah terobati oleh kabar tentang partisipasi dari para ASN, siswa dan berbagai komunitas yang telah berhasil menyebar 680.000 paket makanan, untuk anak yatim dan duafa berbuka puasa, di 27 kokab (kota/kabupaten) se-Jawa Barat.

Wow, BUBOS 5 memang luar biasa! Dalam perjalanan persiapannya, saya sudah sangat bersyukur dan gembira, karena dari target awal yang ditetapkan, yakni sebanyak 125.000 paket untuk anak yatim dan duafa sebagai penerima, ternyata capaiannya sudah menembus 400.000 rantang/box yang tersebar di 27 kokab se-Jabar. Jumlah paket berbuka berkonsep ‘rantang cinta’ ini pun terus bertambah pada akhirnya.

Saya ucapkan selamat kepada para pemenang lomba dai cilik, tahfidz quran, dan lomba adzan. Saya juga ikut bersyukur serta berbahagia bersama mereka yang menerima apresiasi berupa rumah gratis, motor gratis, dan apresiasi lainnya pada BUBOS kali ini.

BUBOS 5 memberi perhatian dan apresiasi kepada orang-orang yang telah melakukan sesuatu yang berarti di tengah pandemi Covid-19. Apresiasi tersebut diberikan kepada para pahlawan seperti tenaga medis, guru, dan personel keamanan dari TNI/Polri. Di antara hadiah yang diberikan, yakni sejumlah rumah gratis yang berasal dari para developer, serta unit sepeda motor dari perusahaan sponsor.

BUBOS 5 dilakukan secara hybrid, kombinasi daring dan luring, dengan melibatkan 100.000 orang yang berasal dari 1.000 perangkat daerah Pemda Provinsi, Pemkab, Pemkot, Jabar Bergerak, 45 perusahaan swasta, serta pramuka.

Turut terlibat juga dalam kegiatan ini, sebanyak 27.000 pegiat Rantang Cinta, 50.000 pegiat Rantang Siswa, berbagai komunitas, di antaranya Viking Persib Club dan driver online, 50 keluarga di Kompleks Bataru (Bakti Padamu Guru), serta berbagai elemen masyarakat lain.


Bencana banjir yang melanda wilayah Garut selatan sungguh mengagetkan dan memilukan perasaan kita sebagai sesama warga Jawa Barat. Sebagaimana telah diberitakan berbagai media, bencana ini dimulai dengan turunnya hujan deras yang terus mengguyur wilayah Garut selatan pada hari Minggu malam hingga Senin (12/10/2020) dinihari, sehingga menyebabkan beberapa sungai besar meluap di wilayah kecamatan Pameungpeuk, Cikelet dan Cibalong.

Ribuan rumah terdampak akibat bencana ini. Kerugian materil pun diprediksi akan sangat besar dan menimbulkan keprihatinan semua pihak. Menurut warga, banjir kali ini terbilang sangat besar.

Saya mengunjungi lokasi yang terdampak banjir tersebut pada hari Kamis (14/10/2020) dan melakukan monitoring terkait penanganan tanggap bencana. Dilaporkan, terdapat 6 desa di Kecamatan Cibalong yang terdampak oleh banjir dan di daerah ini juga sebanyak 4 jembatan terputus akibat dahsyatnya bencana.



Kami dari Jabar Bergerak menyampaikan bantuan kepada mereka yang sangat membutuhkan kepedulian dan dukungan. Bantuan yang disampaikan merupakan hasil urun bersama dari semua pihak yang memiliki kepedulian pada penanganan bencana ini. Bantuan dan sumbangan yang diserahkan kepada para warga yang terdampak ini semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Hati nurani saya menangis melihat keadaan ini. Musibah yang menimpa warga terdampak di Cibalong ini pasti sangat berat dan mendatangkan kesusahan yang mendalam.



Semoga siapapun yang sedang terkena ujian dari Allah, khususnya warga Garut yang sedang ditimpa musibah banjir ini, diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan dan diberi kemudahan di dalam menata lagi kehidupan selepas ini.

Insya Allah, semua yang mengetahui dan menyaksikan pemberitaan tentang musibah yang terjadi ini, ikut terketuk untuk turut serta meringankan beban mereka yang terdampak, dengan berbagai cara dan kemampuan yang ada. Setidaknya, dengan doa-doa yang dipanjatkan untuk mereka.

Semoga warga Jawa Barat dihindarkan Allah SWT dari berbagai musibah dan marabahaya. Amiin ya Rabbal alamiin.

Ini dia salah satu acara yang sangat berkesan dan ingin saya bagikan nih, Akang Teteh. Acara 'Book Park 2019' berlangsung pada hari Minggu (8/9/2019) lalu, bertempat di Ciwalk, Jl. Cihampelas, Kota Bandung.

Acara yang keren dan seru sekali. Ayo siapa aja Akang Teteh yang hadir?


Acara ini digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat dalam rangka menyambut Hari Literasi Nasional dan Hari Kunjungan Perpustakaan Nasional.


Semoga acara ini dapat memberi bermanfaat sebesar-besarnya untuk semua. Mari tetap bersemangat agar kita dapat terinspirasi untuk menjadi inspirasi bagi yang lainnya.

Salah satu peran yang amat menyenangkan untuk saya adalah sebagai Bunda Literasi Jawa Barat. Kedekatan dengan dunia literasi bukanlah kebetulan, karena saya memang yakin bahwa pustaka dapat menjadi jendela dunia dan mencerdaskan anak-anak kita, generasi penerus bangsa.


Dasar pemikiran tersebut membuat saya amat suka pada kegiatan literasi. Maka, kegiatan lomba story telling atau mendongeng anak-anak terasa amat menyedot perhatian saya. Apalagi melihat anak-anakku yang sangat bersemangat saat mengikuti kegiatan tersebut.


Lomba Story Telling ini diselenggarakan di 23 kota/kabupaten se-Jawa Barat dan diikuti oleh total 4.600 orang peserta. Final kegiatan ini dilaksanakan pada event Bookpark, Jumat 6 September 2019.

Semoga anak-anakku selalu bersemangat dan terus berani bercerita.

Alhamdulillah, menyambut hadirnya tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah, saya berkesempatan melepas 1500-an peserta pawai obor di lingkungan Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Tentu saja, menjadi harapan kita bersama bahwa kegiatan seperti ini tak hanya menjadi seremoni rutin belaka, melainkan merupakan syiar pembawa pesan kebaikan mendalam. Utamanya, mengingatkan kita pada hakikat hijrah itu sendiri.

Izinkan saya membagikan ulang ilmu dari guru kita, Ustadz Tatan Ahmad Santana, ya.

Kilas Sejarah Muharam sebagai Tahun Baru Hijriyyah

1. Penanggalan Hijriyyah diawali pada masa khalifah ke-2 yakni Umar Bin Khattab r.a.
2. Saat itu umat Islam dihadapkan pada 3 pilihan: dinisbahkan pada saat kelahiran Rasulullah SAW, wafatnya beliau atau peristiwa hijrah.
3. Musyawarah menetapkan peristiwa hijrah sebgai momentum penting yang dijadikan penanda penanggalan hijriyyah karena hijrah adalah awal dari lompatan kegemilangan Islam.
4. Hijrah tak boleh hanya dimaknai berpindah tempat, tetapi berubah perilaku.
5. Hijrah perilaku meliputi sejumlah hal penting:
A. Hijrah ittiqodiyyah: hijrah menjadi pribadi yang lebih yakin kepada Allah.
B. Hijrah Fikriyyah: jadi manusia yang lebih cerdas dan berakal.
C. Hijrah Sulukiyyah: Hijrah akhlaq menjadi lebih mulia.


Semoga pelaksanaan pawai obor yang apinya menyala-nyala, juga menjadi simbol semangat kita yang terus menyala menuju keadaan yang lebih baik. Aamiin.
Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Tips Disayang Suami Ala Atalia Kamil
  • Panci Multifungsi Panineungan
  • Gaya Istri Ridwan Kamil Cantik Serba Merah Saat Suami Dilantik Jadi Gubernur
  • Daftar Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat
  • Riwayat Singget Perjoangan Raden Dewi Sartika
HIKMAH
ARTIKEL

Copyright © ataliapraratya.com