#siCinta Atalia
#siCinta Atalia
  • Home
  • Kegiatan
  • Opini
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Hari Kamis (19/9/2024), kami melaksanakan monitoring kegiatan jejaring dan penyaluran bantuan ke beberapa posko pengungsian korban terdampak gempa bumi yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Data terbaru menyebut, sudah terjadi 33 kali gempa susulan di wilayah ini.

Kami sempat menyampaikan secara langsung laporan kondisi warga terdampak kepada Kapolda Jawa Barat Bapak Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., pejabat BPBD Provinsi Jawa Barat Bapak Risgyanto, pejabat BPBD Kabupaten Bandung Bapak Beni, dan beberapa pihak terkait lainnya, di lokasi pengungsian warga di wilayah Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.


Didapatkan data bahwa jumlah warga terdampak yang paling banyak berada di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Terdapat korban lebih kurang 185 orang di kedua wilayah tersebut, dan 1 korban dinyatakan meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 8.700 KK (40.000 jiwa) warga yang terdampak, dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp429 juta.

Sementara itu, barang-barang yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak di lapangan, berdasarkan sumber data dari BPBD, adalah tenda pengungsi, obat-obatan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan pangan, dan juga alat kebersihan.


Didapatkan data bahwa jumlah warga terdampak yang paling banyak berada di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Terdapat korban lebih kurang 185 orang di kedua wilayah tersebut, dan 1 korban dinyatakan meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 8.700 KK (40.000 jiwa) warga yang terdampak, dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp429 juta.

Sementara itu, barang-barang yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak di lapangan, berdasarkan sumber data dari BPBD, adalah tenda pengungsi, obat-obatan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan pangan, dan juga alat kebersihan.


Atalia Praratya
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jabar
Ketua Jabar Bergerak
Dewan Kehormatan PMI Jabar

Kehilangan anggota keluarga, tentu tidak mudah. Sama sekali tidak mudah. Saya dapat memahami dan ikut merasakan apa yang dialami oleh seorang ayah, yang kehilangan 3 anggota keluarganya ketika terjadi bencana tanah longsor pada hari Kamis malam (25/04/2024) sekitar pukul 19.30 WIB, di Desa Talagajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut.

Bapak tersebut kehilangan istri dan 2 orang anak perempuannya. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Mari kita sama-sama doakan agar keluarga ini, dan warga lainnya yang terdampak bencana, diberi Allah SWT keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan dalam menerima musibah yang demikian berat.

Saya bersama rekan-rekan dari Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat dan Jabar Bergerak berkesempatan melakukan monitoring dan menyerahkan bantuan bagi korban bencana longsor di Desa Talagajaya, dan untuk para korban terdampak gempa bumi yang berada di Kecamatan Singajaya. Selanjutnya, turut diserahkan juga bantuan untuk korban bencana yang akan didistribusikan oleh Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya.


Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian yang tinggi dan aksi kemanusiaan nyata dari Kwarcab Kabupaten Garut dan Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya, serta Jabar Bergerak Kabupaten Garut dan Jabar Bergerak Kabupaten Tasikmalaya.

Insya Allah, semua kerja nyata dan pengabdian yang tulus pada saat kondisi tanggap bencana ini akan menjadi catatan amal kebaikan bagi kita semua. Semoga Allah SWT memberikan keikhlasan, kekuatan dan kemampuan dalam menjalankan semua upaya yang merupakan panggilan jiwa dan nurani kita. Aamiin.

Atalia Praratya
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jabar

Hari Kamis (19 September 2019) yang lalu saya berkesempatan mendampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para ibu OASE KK (Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) dalam sebuah kegiatan di Cilebut, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Ada yang aneh dengan foto saya di atas, yang berasal dari kegiatan tersebut? Sampah. Ya, betul, ada sampah yang tampak begitu luar biasa volumenya.


Acara yang kami hadiri adalah Pencanangan Aksi Gerakan Indonesia Bersih di bantaran Sungai Cipakancilan. Kondisi sungai sepanjang 8 kilometer yang melintasi wilayah kota dan kabupaten Bogor tersebut memang di beberapa titik dipenuhi sampah dan sempat viral diberitakan media.


Ibu Iriana sempat menyatakan ngeri melihat tumpukan sisa sampah yang masih ada di anak sungai Cisadane tersebut. Padahal volume sampah di sungai Cipakancilan sebelumnya sudah sempat dibersihkan oleh personel TNI dari Korem 061 Suryakancana Bogor. Bayangkan, sisanya saja masih terlihat mengerikan.


Terkait kehadiran anggota TNI, saya menyampaikan rasa salut, angkat topi atas peran mereka yang terjun langsung membersihkan sampah di sungai.


Di sisi lain, apakah kita tega terus membuang sampah ke sungai setelah melihat kerja keras para personel tersebut?


Terima kasih kepada Ibu Negara dan para ibu OASE KK yang menunjukkan perhatian dan langkah nyata untuk membersihkan sampah di beberapa titik di Jawa Barat. Selanjutnya, mari kita ikut berperan serta secara aktif untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sungai yang bersih, mengutip Ibu Negara, mudah-mudahan suatu saat dapat menjadi lokasi yang menyenangkan, bahkan bisa dijadikan lokasi rekreasi keluarga. Kuncinya, ada pada kesadaran kita semua.

Atas permintaan orang tuanya, bayi di tempat pengungsian di wilayah Pandeglang ini diberi nama Zaidan Kamil Galaputra oleh Kang Emil.


Semoga menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua dan mampu menjadi pejuang kebaikan di masa depan. Aamiin ya rabbal alamiin.


Demikianlah, sekelumit cerita saat kami turut serta menyampaikan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan logistik dari warga Jabar yang dititipkan melalui Komunitas Jabar Bergerak.

Bapak dan Ibu Bupati yang turut membersamai kami dalam kunjungan ini sampai terharu menyaksikan peristiwa tersebut....




Ribuan terima kasih beliau sampaikan untuk warga Jawa Barat. Semoga kepedulian dan bukti nyata solidaritas ini menjadi keberkahan dan penolak bala bagi semua. Aamiin ya rabbal alamiin.



Bantuan Tsunami Banten, Jabar Bergerak Bidang Kesehatan dan Lingkungan berkoordinasi dengan:

1. Tim JQR (Jabar Quick Response) membawa kantong mayat dan lain-lain untuk sweeping (23/12/18)
2. Relawan Teebob (23/12/18)
3. ATB (Apoteker Tanggap Bencana ) dari IAI sudah di lokasi, siang tadi bergabung ambulance Biofarma (23/12/18)
4. Tim PMI (24/12/15)
5. JS (siap standby)
6. Rotary (siap standby)
7. ASKLIN Jabar (menggalang dana bantuan & turun ke lapangan 22/12/18)
8. Central Bed (matras): 1000 matras
9. Yogya Grup (listing barang sesuai kebutuhan)
10. Tim RSHS (standby) menunggu assesment kebutuhan dari Tim JQR
11. Tim KF sudah di Cilegon (23/12/2018)
12. Tim Jabar Bergerak Bidang Sosial
13. PD Kebersihan Kota Bandung : alat pelindung diri (boots, sarung tangan, helm dan masker): 50 pax
14. PDAM Tirta Wening Kota Bandung, air minum 400 dus: 14.400 botol
15. Kimia Farma (50 set perlengkapan bayi, bedak salisilat minyak telon dll)



Hatur nuhun, kami sampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari semua pihak. Mohon doakan terus agar para korban bencana mendapat kesabaran dan ketabahan.


Semoga pula para petugas dan relawan di lapangan diberikan kekuatan dan kesehatan dalam terus melanjutkan aksi kemanusiaannya. Aamiin ya rabbal alamiin.
Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Tips Disayang Suami Ala Atalia Kamil
  • Panci Multifungsi Panineungan
  • Daftar Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat
  • Gaya Istri Ridwan Kamil Cantik Serba Merah Saat Suami Dilantik Jadi Gubernur
  • Riwayat Singget Perjoangan Raden Dewi Sartika
HIKMAH
ARTIKEL

Copyright © ataliapraratya.com