#siCinta Atalia
#siCinta Atalia
  • Home
  • Kegiatan
  • Opini
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Ada satu hal yang membuat kami agak surprised, yaitu nggak nyangka kalau seorang Ayana Jihye Moon begitu cekatan dan gercep banget saat terlibat langsung membungkus daging kurban satu persatu dan kemudian ikut blusukan membagikannya kepada mereka yang berhak menerima di pelosok wilayah. Boleh dikatakan beliau ini ternyata berbakat, hihi….

Pengalaman ini membuat kami tak lama berpikir untuk meng-hire ulang dan melibatkan kembali beliau, seorang brand ambassador panutan yang juga entrepreneur, researcher, penulis, pembelajar dan sekaligus pegiat berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan, untuk pelaksanaan kegiatan Idul Kurban tahun depan.

Terima kasih, Ayana, karena selalu konsisten berkurban bersama Jabar Bergerak dari tahun ke tahun. Dukungan dan keterlibatan ini sangat membesarkan hati dan menambah semangat kami untuk terus mengupayakan lebih banyak lagi kebaikan, insya Allah.


Tahun ini, pelaksanaan kegiatan berbagi daging kurban juga bertambah istimewa karena bergabungnya Kang Sahrul Gunawan dan Teh Dine Pearl, yang ikut berbagi kebahagiaan.

Hatur nuhun, terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung penuh kegiatan ini, terutama kepada BPKHRI (Badan Pengelola Keuangan Haji Republik Indonesia), Baznas Indonesia, Kang Ridwan Kamil, Jabar Bergerak, Jabar Bergerak Zillenial, semua panitia dan tim support yang telah bekerja dengan luar biasa.

Semoga distribusi daging kurban ini membawa manfaat dan kebahagiaan sebesar-besarnya, serta yang terpenting semua ikhtiar ini mendapatkan keridaan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamiin.

#siCinta Atalia

Hari Kamis (19/9/2024), kami melaksanakan monitoring kegiatan jejaring dan penyaluran bantuan ke beberapa posko pengungsian korban terdampak gempa bumi yang berlokasi di Kabupaten Bandung. Data terbaru menyebut, sudah terjadi 33 kali gempa susulan di wilayah ini.

Kami sempat menyampaikan secara langsung laporan kondisi warga terdampak kepada Kapolda Jawa Barat Bapak Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., pejabat BPBD Provinsi Jawa Barat Bapak Risgyanto, pejabat BPBD Kabupaten Bandung Bapak Beni, dan beberapa pihak terkait lainnya, di lokasi pengungsian warga di wilayah Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.


Didapatkan data bahwa jumlah warga terdampak yang paling banyak berada di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Terdapat korban lebih kurang 185 orang di kedua wilayah tersebut, dan 1 korban dinyatakan meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 8.700 KK (40.000 jiwa) warga yang terdampak, dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp429 juta.

Sementara itu, barang-barang yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak di lapangan, berdasarkan sumber data dari BPBD, adalah tenda pengungsi, obat-obatan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan pangan, dan juga alat kebersihan.


Didapatkan data bahwa jumlah warga terdampak yang paling banyak berada di wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Terdapat korban lebih kurang 185 orang di kedua wilayah tersebut, dan 1 korban dinyatakan meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 8.700 KK (40.000 jiwa) warga yang terdampak, dengan taksiran kerugian mencapai lebih dari Rp429 juta.

Sementara itu, barang-barang yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban terdampak di lapangan, berdasarkan sumber data dari BPBD, adalah tenda pengungsi, obat-obatan, kebutuhan rumah tangga, kebutuhan pangan, dan juga alat kebersihan.


Atalia Praratya
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jabar
Ketua Jabar Bergerak
Dewan Kehormatan PMI Jabar

Kalau ada yang bilang “Positivity is contagious”, bahwa nilai-nilai positif atau kebaikan itu menular, maka menurut saya hal itu memang benar adanya. Bahkan pengaruh dari penyebaran nilai-nilai positif, meski sekecil apapun itu, hasilnya kadang di luar dugaan kita sendiri. Sungguh luar biasa!

Senin, 18 Februari 2019, atau 5 tahun yang lalu, sebuah gagasan hadir untuk mengumpulkan kembali orang-orang keren di Jawa Barat yang memiliki kepedulian tanpa ‘argo’. Mereka memang benar-benar para pejuang yang ‘tanpa perhitungan’.


Kami bergabung di dalam sebuah wadah bernama Jabar Bergerak. Apapun profesinya; guru besar, ustadz, pengusaha, ketua organisasi, sampai ibu rumah tangga dan pelajar, yang berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, maupun warna politik, ketika mereka memiliki kepedulian sosial tinggi, maka rumah besar ini terbuka lebar untuk menyambut dan menerima.

Kini, terdapat 27 kokab, kecamatan, sampai desa, yang terus tertular virus “HAUS INGIN BERMANFAAT”. Sebuah jargon bagi kami: “ga peduli, ga keren!”


Bagi Jabar Bergerak, kebaikan tidak harus menunda dan menanti saat yang belum pasti. Tidak perlu menunggu banyak, besar, dan kuat untuk saling membantu, karena tujuan kami jelas: MENABUNG AMAL.

Wilujeng milad, Jabar Bergerak. Inilah rumah besar kita semua, JABAR BERGERAK, yang selalu siap untuk menabur benih kebaikan.

Atalia
Pendiri dan Ketua Umum Jabar Bergerak

Alhamdulillah, pada hari Minggu tanggal 24 Oktober 2022 yang lalu, saya berkesempatan mengikuti acara peresmian beroperasinya fasilitas masyarakat berupa MCK atau Septic Tank Komunal yang berada di Desa Suntenjaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Saya sungguh sangat mengapresiasi pembangunan fasilitas ini oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) yang sedang merayakan HUT-nya yang ke-72. Pembangunan fasilitas MCK komunal untuk masyarakat Suntenjaya ini sekali lagi menjadi bukti giat tanpa henti menebar kebaikan dari para pejuang kesehatan kita.

Fasilitas Septic Tank Komunal yang dibangun oleh IDI akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Suntenjaya dan mendukung gerakan Open Defecation Free atau stop buang air besar sembarangan.

Saya bersama jajaran pengurus PB IDI juga berkesempatan meninjau pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti oleh ratusan warga Desa Cibodas. Kegiatan ini pun merupakan bakti sosial IDI dalam rangka HUT-nya yang ke 72 tahun.


IDI melaksanakan khitanan massal dan pengobatan gratis bagi 220 orang di desa ini, sebuah momen yang menghadirkan lebih dekat kebermanfaatan organisasi para dokter ini dengan warga setempat.

Kegiatan seperti ini, menurut saya, sangat penting untuk mendekatkan IDI dengan masyarakat. Saya berharap kegiatan yang sangat baik ini tak hanya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, tetapi juga dapat meluas hingga menjangkau ke seluruh wilayah Jawa Barat.

Jika kegiatan ini dapat diperluas dan menjangkau lebih banyak lagi warga Jabar, besar harapan kita bahwa indeks kesehatan masyarakat dapat terus meningkat. Tentu saja, semua itu butuh komitmen dan kesungguh-sungguhan dalam berjuang mewujudkannya.

Terima kasih IDI, atas bukti cinta pada masyarakat Jawa Barat. Selamat berulang tahun yang ke-72.


#siCinta Atalia Praratya
Pendiri Jabar Bergerak

Kabar tentang terjadinya banjir bandang di Desa Cipancar dan Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, pada hari Rabu (4/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, mengejutkan kita semua. Kita turut berduka dan prihatin yang mendalam atas terjadinya musibah ini. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun.

Bencana banjir bandang ini datang menyusul meluapnya Sungai Citengah dan Sungai Cihonje, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan wisata tersebut. Sebagaimana diberitakan berbagai media, akibat kejadian ini sejumlah wisatawan sempat terjebak di sebuah vila, dan beberapa kendaraan hanyut terbawa arus.


Tak hanya itu, banjir bandang juga menggenangi belasan rumah, tempat ibadah (masjid), sawah, dan kolam milik warga. Dapat dipastikan, terjadi kerugian material akibat bencana ini. Namun, kabar yang paling menyedihkan, terdapat pula satu korban berusia 13 tahun yang dilaporkan terbawa arus akibat banjir.


Saya dan tim dari Jabar Bergerak berkesempatan mengunjungi lokasi kejadian pada hari Kamis (5/5/2022) dan menyaksikan langsung betapa bencana ini telah menimbulkan kerusakan yang parah. Kami menyerahkan bingkisan pada warga terdampak, teriring rasa turut berduka, prihatin, sekaligus doa dan dukungan agar kita semua diberi kesabaran, ketabahan, dan kekuatan untuk melalui musibah ini.

Terima kasih kami haturkan kepada Bapak Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan istri, Ibu Hj. Susi Gantini, serta jajaran, atas respon cepat terhadap musibah ini. Rasa simpati, ungkapan peduli dan bantuan yang datang dari berbagai pihak, juga begitu membesarkan hati. Semoga wujud nilai-nilai kemanusiaan yang mulia ini membawa makna bagi saudara-saudara kita yang pastinya membutuhkan dukungan.


Kita semua juga sampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya rescue dan tanggap bencana yang secara sigap dan cepat dilakukan di lokasi kejadian. Upaya tersebut merupakan wujud kerjasama luar biasa antara berbagai unsur yang terlibat, baik dari BPBD, TNI-Polri, PMI, Pemkab Sumedang, Jabar Bergerak, para relawan, dan lain-lain. Tanpa kerjasama yang kompak dalam satu tujuan, kegiatan penanganan bencana sangat sulit dilakukan, mengingat kondisi darurat yang dihadapi di lapangan.


Semoga kita dapat mengambil hikmah di balik musibah, dan berbuat yang terbaik untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, atau meminimalkan risiko akibat bencana yang kerap tak terduga. Berbagai hal dapat dikaji dan dirumuskan untuk menghasilkan langkah-langkah terbaik dalam mitigasi bencana. Tak lupa, mari selalu memanjatkan doa agar dihindarkan oleh Allah SWT dari bencana dan marabahaya. Aamiin ya Rabbal alamiin.

Atalia Praratya
Pendiri Jabar Bergerak

Hari Sabtu (26/2/2022) yang lalu, saya berkesempatan mendampingi Gubernur Jawa Barat meresmikan hasil revitalisasi Pasar Cisarua Kabupaten Bogor, yang merupakan pasar terluas di Jabar. Turut hadir dan meresmikan dalam kegiatan ini, Bupati Bogor, Ibu Ade Yasin, beserta jajaran pemerintahan setempat.

Alhamdulillah, kondisi Pasar Cisarua sekarang sudah ‘glowing’ dan tak lagi seperti keadaan sebelumnya, yang selama puluhan tahun terlihat kumuh dan tidak tertata. Pasar ini termasuk di antara pasar-pasar yang direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi Jabar melalui Program Pasar Rakyat Jabar Juara. Program ini menargetkan revitalisasi terhadap 25 pasar di seluruh Jawa Barat, dan sejauh ini telah terealisasi untuk sejumlah 21 lokasi pasar.


Khusus untuk Pasar Cisarua, pendanaan sebesar Rp 33 miliar untuk pelaksanaan revitalisasi berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan ditambah lagi sebesar 6 miliar dari Pemkab Bogor. Hasilnya, kini Pasar Cisarua terlihat lebih rapi, lokasi PKL telah tertata, dan bebas sampah.

Keunikan pasar ini, yakni di antaranya atap dari seluruh atap bloknya memakai konsep ‘Julang Ngapak’ khas Sunda, punya alun-alun, dan terdapat foodcourt di beberapa blok, yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan.


Revitalisasi pasar tradisional melalui Program Pasar Rakyat Jabar Juara tak hanya menyasar pada perbaikan kondisi fisik bangunan, tetapi juga berusaha meningkatkan kualitas pasar tersebut hingga mencapai standar SNI, di antaranya dengan penguatan digitalisasi.

Sebagai Duta Pasar Juara Jabar, saya sangat menyambut gembira revitalisasi pasar-pasar tradisional, termasuk Pasar Cisarua. Kami, saya dan Kang Emil, juga sebenarnya memang lebih senang berbelanja di pasar tradisional, asalkan kondisinya nyaman, higienis, dan tertata rapi.


Ke depannya, tak hanya merevitalisasi bagian dalam Pasar Cisarua, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga bermaksud memperbaiki akses jalan masuknya, yang kondisinya kini masih agak rusak dan terlalu sempit.

Semoga perbaikan pasar-pasar tradisional memberi banyak dampak positif, terutama dalam hal peningkatan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat. Aamiin ya Rabbal alamiin.

Yuk, wargi Kabupaten Bogor, sama-sama kita jaga Pasar Cisarua yang baru diresmikan ini. Wilujeng!
Postingan Lama Beranda

SUBSCRIBE & FOLLOW

POPULAR POSTS

  • Tips Disayang Suami Ala Atalia Kamil
  • Panci Multifungsi Panineungan
  • Daftar Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat
  • Gaya Istri Ridwan Kamil Cantik Serba Merah Saat Suami Dilantik Jadi Gubernur
  • Riwayat Singget Perjoangan Raden Dewi Sartika
HIKMAH
ARTIKEL

Copyright © ataliapraratya.com